pringgabayautara.desa.id - Pringgabaya Utara (16/07/2026) – Balai Diklat Koperasi UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menutup kegiatan Diklat Kewirausahaan Tata Boga yang telah diselenggarakan selama tiga hari di Desa Pringgabaya Utara. Pelatihan ini ditujukan bagi masyarakat P3KE, buruh tani, dan petani tembakau sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru di daerah.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik mengenai tata boga, mulai dari teknik pengolahan makanan, pengembangan produk yang memiliki nilai jual, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Bekal keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi peserta untuk membangun maupun mengembangkan usaha kuliner secara mandiri.
Acara penutupan berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTB, perwakilan PKK Provinsi NTB, serta Kepala UPTD Balai Diklat Koperasi UKM Provinsi NTB. Kehadiran para tamu undangan menjadi wujud dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan kewirausahaan.
Dalam sambutannya, Ibu Ricka Maharani, S. STP, M.H selaku Kepala UPTD Balai Diklat Koperasi UKM Provinsi NTB menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan keterampilan yang dapat langsung diterapkan menjadi usaha produktif.
Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTB yaitu Ibu Windi Marlini Abul Chair mengapresiasi antusiasme dan semangat belajar para peserta selama mengikuti pelatihan. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk makanan yang berkualitas, memiliki daya saing, serta mampu menjadi sumber penghasilan bagi keluarga.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan PKK Provinsi NTB mengajak para peserta untuk terus berinovasi dalam mengolah potensi pangan lokal menjadi produk yang bernilai tambah. Selain meningkatkan keterampilan, peserta juga diharapkan mampu membangun usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga maupun lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan usaha para peserta setelah mengikuti pelatihan, pada acara penutupan juga dilakukan penyerahan bantuan peralatan tata boga. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung dalam memulai maupun mengembangkan usaha kuliner, sehingga ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan dapat segera diimplementasikan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Melalui pelaksanaan Diklat Kewirausahaan Tata Boga ini, Balai Diklat Koperasi UKM Provinsi NTB berharap para peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam mengolah makanan, tetapi juga mampu memanfaatkan bantuan peralatan yang diberikan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok P3KE, buruh tani, dan petani tembakau di Desa Pringgabaya Utara.